Selasa, 20 November 2012

Anak Berkebutuhan Khusus


Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus
Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki perbedaan dengan anak-anak secara umum atau rata-rata anak seusianya. Anak dikatakan berkebutuhan khusus jika adasesuatu yang kurang atau bahkan lebih dalam dirinya. Sementara menurut Heward, anak  berkebutuhan khusus adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak  pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidak mampuan mental, emosi atau fisik.Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memerlukan penanganan khusussehubungan dengan gangguan perkembangan dan kelainan yang dialami anak. Mereka yangdigolongkan pada anak yang berkebutuhan khusus dapat dikelompokkan berdasarkanganngguan atau kelainan pada aspek :

1.      Fisik/motorik a.l. cerebral palsi, polio
2.      Kognitif : mentalretardasi, anak unggul ( berbakat )
3.      Bahasa dan bicara
4.      Pendengaran
5.      Penglihatan

Sosial emosiAnak tersebut membutuhkan metode, material, pelayanan dan peralatan yang khususagar dapat mencapai perkembangan yang optimal. Karena anak-anak tersebut mungkin akan belajar dengan kecepatan yang berbeda dan juga dengan cara yang berbeda. Walaupunmereka memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda dengan anak-anak secara umum,mereka harus mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama. Hal ini dapat dimulai dengancara penyebutan terhadap anak dengan kebutuhan khusus tersebut.

2. Kategori Anak Berk ebutuhan Khusus
Anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat dikategorikan sebagai berikut (Mangunsong, 2009):
a.      Tunanetra
b.      Tunarungu
c.      Tunagrahita
d.     Tunadaksa
e.      Anak berkesulitan belajar
f.       Anak berbakat
g.      Tunalarasi

Faktor Penyebab Anak Berk ebutuhan Khusus
Penyebab anak berkebutuhan khusus terjadi dalam beberapa periode kehidupan anak, yaitu :
a.      Sebelum k elahiran
Gangguan Genetika : Kelainan Kromosom, Transformasi Infeksi Kehamilan, Usia Ibu Hamil (high risk group), Keracunan Saat Hamil, Pengguguran, Lahir Prematur.
b.      Selama proses k elahiran
Proses kelahiran lama (Anoxia), prematur, kekurangan oksigen, Kelahiran dengan alat bantu : Vacum, Kehamilan terlalu lama: > 40 minggu.
c.      Setelah kelahiran
Penyakit infeksi bakteri (TBC), virus, Kekurangan zat makanan (gizi, nutrisi), Kecelakaan, Keracunan, Bencana alam.

http://id.scribd.com/doc/82008334/Makalah-Anak-Kebutuhan-Khusus

Sabtu, 03 November 2012

MANFAAT PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN


Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal sangatlah perlu menggunakan media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Adapun manfaat penggunaan media video pada proses pembelajaran adalah sebagai berikut
1.   Sangat membantu tenaga pengajar dalam mencapai efektifitas pembelajaran khususnya pada mata pelajaran yang mayoritas praktek.
2.    Memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam waktu yang singkat.
3.   Dapat merangsang minat belajar peserta didik untuk lebih mandiri.
4.   Peserta didik dapat berdiskusi atau minta penjelasan kepada teman sekelasnya.
5.   Peserta didik dapat belajar untuk lebih berkonsentrasi.
6.   Daya nalar Peserta didik lebih terfokus dan lebih kompeten.
7.   Peserta didik menjadi aktif dan termotivasi untuk mempraktekan  latihan-latihan.
8. Hal-hal yang bersifat abstrak dapat dikonkreatkan.

Dibawah ini beberapa contoh media video yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SD.


                                                    Sistem peredaran darah




Siklus air

                   http://www.youtube.com/watch?v=v6T6JzCLjWs





Sumber:
Deni Arisandi. (2011). Manfaat Penggunaan Video Sebagai Media Pembelajaran. [Online]. http://arisandi.com/manfaat-penggunaan-video-sebagai-media-pembelajaran/. Diakses tanggal 30 Oktober 2012.