Di era globalisasi,
teknologi informasi berperan sangat penting. Dengan menguasai teknologi dan
informasi, kita memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam
persaingan global. Di era globalisasi, tidak menguasai teknologi informasi identik
dengan buta huruf.
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan juga merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi informasi sangat penting dalam kehidupan, TIK merupakan segala
sesuatu apapun yang dapat membantu manusia dalam penyampaian dan penyebarluasan
informasi dengan menggunakan media komunikasi.
Teknologi
informasi dapat meningkatkan kinerja serta memungkinkan semua kegiatan dapat
terselesaikan dengan cepat, tepat, akurat dan meningkatkan produktifitas kerja
karena teknologi informasi menghasilkan informasi yang berkaulitas dan sangat
relevan baik untuk keperluan pribadi, bisnis, kesehatan, hobi, ,dan rohani
maupun pemerintahan. Sebagaimana hakekat manusia sebagai makhluk sosial yang
membutuhkan orang lain , kita kini dapat denga mudah saling berinteraksi dengan
cepat menggunakan teknologi informasi yang memungkinkan kita berinteraksi
dengan orang lain di belahan bumi manapun.
Dengan
Internet kita dapat berinteraksi tanpa batasan jarak fisik, waktu, kelas
ekonomi, ras, Negara atau jarak geografis. Teknologi informasi tidak bisa
dipungkiri memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kehidupan manusia.
Mulai dari wahana teknologi informasi yang paling sederhana berupa perangkat
radio dan televisi, hingga internet dan telepon genggam dengan protocol
aplikasi tanpa kabel (WAP), informasi mengalir dengan sangat cepat dan
menyeruak ruang kesadaran banyak orang. Perubahan informasi kini tidak lagi ada
dalam skala minggu atau hari atau bahkan jam, melainkan sudah berada dalam
skala menit dan detik.
Teknologi
Informasi Konvensional dan Modern
Berdasarkan perkembangannya, terdapat teknologi
informasi konvensional dan teknologi informasi modern. Adapun Perbedaan teknologi informasi konvensional dan
modern, yaitu:
·
Teknologi
Informasi Konvensional membutuhkan waktu yang cukup lama karena bersumber pada
sesuatu yang bersifat nyata, contohnya bersumber dari buku sedangkan Teknologi
Informasi modern membutuhkan wakru yang relative singkat, lebih terbuka dan
fleksibel karena bersumber dari sesuatu yang berbasis elektronika seperti
internet.
·
Teknologi
Informasi Konvensional informasinya masih bersifat mengulang-ulang atau kurang
kreasi dalam mengembangkan Informasi itu sendiri dan seni mengajarnya, dan
biasanya merupakan buku dan catatan yang sama sepanjang tahun, sedangkan
Teknologi Informasi modern informasinya bukan hanya berpaku pada buku yang sama
namun relative berinovasi serta berkembang sesuai zaman dan perkembangan
teknologi seperti adanya CD Tutorial, E-Book ataupun buku-buku online lainnya
yang dapat di akses kapanpun.
·
Teknologi
Informasi Konvensional dalam mendapatkannya masih mengalami keterbatasan
financial dan jauhnya lokasi, sedangkan Teknologi Informasi modern relative
lebih murah dan dapat mengakses apa saja, kapan saja dan dimana saja tanpa
batasan jarak/lokasi.
·
Teknologi
Informasi Konvensional cenderung menggunakan metode tatap muka sedangkan
Teknologi Informasi modern merupakan perpaduan antara metode tatap muka dengan
metode online (via internet dan berbagai pengembangan teknologi informasi
lainnya.
Bidang-bidang
yang paling dominan yang memicu perkembangan teknologi informasi:
Bidang Pendidikan
Di bidang
pendidikan sangat memicu perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan TIK
dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang.
Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan
sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar
di seluruh nusantara, merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan
pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. Kelemahan
utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi
imbal balik yang seketika. Siaran bersifat searah, dari nara sumber belajar
atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya
mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan
movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki
siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi
searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman),
pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik
secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis
Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan
utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat
yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan berdasar
teknologi Internet, memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang
terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi puncak seperti itu, beberapa
peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan
sejalan dengan kemajuan TIK.
Bidang Pemerintahan
Di bidang
pemerintahan mengacu pada penggunaan teknologi informasi pemerintahan, seperti
penggunaan intranet dan internet yang mempunyai kemampuan menghubungkan
keperluan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya, karena sistem pemerintahan
yang baik adalah yang memenuhi tuntutan masyarakatnya. Hal ini memicu
Penciptaan alat-alat yang mendukung perkembangan teknologi informasi guna
tercapainya keterpaduan sistem penyelenggaraan Pemerintah.
Bidang Keuangan dan Perbankan
Di bidang
Keuangan dan Perbankan para pelaku ekonomi khususnya di kota-kota besar telah
memanfaatkan layanan Perbankan modern. Dalam dunia perbankan Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat
internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat
dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo,
pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening. Oleh karenanya di
bidang ini dibutuhkan teknologi informasi yang handal yang dapat diakses oleh
nasabahnya. Hal inilah yang memicu perkembangan teknologi untuk lebih canggih
lagi guna menunjang keberhasilan sebuah lembaga keuangan/ Perbankan tersebut.
Ciri
Teknologi Informasi pada beberapa masa yang telah terdokumentasi
Terdapat
ciri Teknologi Informasi pada beberapa masa yang telah terdokumentasikan,
diantaranya:
a.
Masa
Prasejarah Masa Pra-Sejarah (… s/d 3000 SM)
Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan
manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk
yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada
dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini
mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada disekitar
lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian
mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka
dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai
bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini.
b.
Masa Sejarah
Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada masa ini Teknologi Informasi belum menjadi
teknologi masal seperti yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih
digunakan oleh kalangan-kalangan terbatas saja, digunakan pada saat-saat
khusus, dan mahal.
·
3000 SM
Untuk yang pertama kali tulisan digunakan oleh
bangsa sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf
sebagai huruf.Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang
berbeda(penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat dan bahasa.
·
2900 SM
Penggunakan Huruf Hierogliph pada bangsa Mesir Kuno,
Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili oleh simbol
yang berbeda, yang ketifka digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara
pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph ini
lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
·
500 SM
Serat Papyrus digunakan sebagai kertasKertas yang
terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil ini menjadi
media menulis/media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan
lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi.
·
105 M
Bangsa Cina menemukan kertas-kertas yang ditemukan
oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang, kertas
ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring,dicuci kemudian diratakan
dan dikeringkan, penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang
dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta
atau yang kita kenal sekarang dengan sistem Cap.
c.
Masa Modern (
1400an M s/d sekarang )
·
Tahun 1455
Mesin Cetak yang menggunakan plat huruf yang tebuat dari besi yang bisa
diganti-ganti dalam bingkai yang tebuat dari kayu dikembangkan untuk yang
pertama kalinya oleh Johann Gutenberg.
·
Tahun 1830
Augusta Lady Byron Menulis program komputer yang pertama didunia berkerjasama
dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Yang didesain mampu
memasukan data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah
kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun
cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, 94 tahun
sebelum komputer digital pertama ENIAC I dibentuk.
·
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William
Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 tempat
yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut.
Pengiriman dan Penerimaan Informasi ini mampu dikirim dan diterima pada saat
yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat
diterima dan dipergunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh
jarak dan waktu.
·
Tahun 1861
Gambar bergerak yang peroyeksikan kedalam sebuah layar pertama kali di gunakan
sebagai cikal bakal film sekarang.Tahun 1876Melvyl Dewey mengembangkan sitem
penulisan Desimal. Tahun 1877 Alexander Graham Bell menciptakan dan
mengembangkan Telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum.b. Fotografi
dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edweard Maybridge.
·
Tahun 1899
Dipergunakan sistem penyimpanan dalam Tape (pita) Magnetis yang pertama.
·
Tahun 1923
Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama.
·
Tahun 1940
Dimulainya pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi pada masa
Perang Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan
dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
·
Tahun 1945
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan Hypertext.
·
Tahun 1946
Komputer digital pertama di dunia ENIAC I dikembangkan.
·
Tahun 1948
Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.
·
Tahun 1957
Jean Hoerni mengembangkan transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan
pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping
kecil kristal silikon.- USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan sputnik sebagai
satelit bumi buatan yang pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai
balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) dibawah
kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu Pengetahuan
dan Teknologi Informasi dalam bidang Militer.
·
Tahun 1962
Rand Paul Barand, dari perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu
sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan
peluncuran peluru kendali dalam perang Nuklir.Tahun 1969Sistem jaringan yang
pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of
California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan
University of Utah.dengan kekuatan 50Kbps.
·
Tahun 1972 Ray
Tomlinson menciptakan program e-mail yang pertama.
·
Tahun 1973 –
1990 Istilah INTERNET diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian
dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian difkenal dengan
nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA, 1981 National Science
Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps
untuk setiap institusi dalam pemerintahan. kemudian pada tahun 1986 IETF
mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantara;
DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
·
Tahun 1991- Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam
menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. 1992
pembentukan komunitas Internet, dan diperkenalkannya istilah World Wide Web
oleh CERN. 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan
Internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh
AT&T), Jasa Registrasi (oleh Network Solution Inc,), dan jasa Informasi
(oleh General Atomics/ CERFnet),1994 pertumbuhan Internet melaju dengan sangat
cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi
bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. 1995, Perusahaan umum mulai
diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone, langkah ini
memulai pengembangan Teknologi Informasi khususnya Internet dan penelitian-penelitian
untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
Ekspektasi
Perkembangan Teknologi Informasi Kedepan
Berdasarkan
perkembangannya, ekspektasi perkembangan teknologi informasi kedepan menurut
saya adalah akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner,
serta terkait pada produktifitas kerja ”saat itu juga”, misalnya:
a.
Komputer ada
di mana-mana, semakin portable dan mobile. Di sisi lain, seluruh peralatan yang
menunjang kehidupan manusia akan mengandung komputer yang embedded.
Ketersediaan jaringan internet sangat tinggi karena itu akses terhadap
informasi dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Internet akan mengandung
informasi yang berlimpah. Manusia dapat bekerja, menikmati hiburan,
bersosialisasi dan berkelana secara virtual ke seluruh dunia tanpa harus
beranjak dari tempat duduknya. Robot-robot cerdas akan melayani seluruh
kebutuhan manusia. Manusia dapat melakukan berbagai hal dengan upaya fisik yang
sangat minimum. Dua hal kunci adalah: cyberspace atau dunia virtual, anytime
anywhere access dan minimalisasi aktifitas fisik.
b.
Berkembangnya
pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning.
c.
Sharing
resources antar lembaga dalam sebuah jaringan.
d.
Perpustakaan
dan instrumen pendidikan seperti guru dan laboratorium akan berubah fungsi
menjadi sumber informasi.
e.
Penggunaan
perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM dan Multimedia,dalam
pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
Contoh
Teknologi Informasi yang Telah Menjadi Bagian Kehidupan
Dibawah
ini akan diberikan Contoh dari teknologi informasi yang telah telah menjadi
bagian dari kehidupan kita:
·
Adanya
teknologi informasi yang paling sederhana berupa perangkat radio dan televisi,
hingga internet dan telepon genggam dengan protocol aplikasi tanpa kabel (WAP),
informasi mengalir dengan sangat cepat dan menyeruak ruang kesadaran banyak
orang.
·
Di bidang
pendidikan dalam untuk mengolah data dan menghasilkan informasi semuanya
membutuhkan teknologi informasi yang berbasiskan elektronika, bahkan sekarang
sudah memungkinkan untuk diadakannya proses belajar jarak jauh menggunakan
media internet untuk menghubungkan peserta didik dengan pendidiknya, untuk
melihat jadwal kuliah, untuk mencari materi online, mengecek keuangan, dll.
·
Kita dapat
dengan mudah dan cepat berinteraksi dengan orang lain misalkan melalui
chatroom, discussion group, ataupun milist.
·
Contoh
penggunaan teknologi dalam bidang pemerintahan adalah penerapan e-Government
sebagai sistem informasi yang tersebar di seluruh daerah dan departemen ,
Misalnya koordinasi pemerintahan dilakukan melalui E-mail atau bahkan Video
conference.
Kontribusi
teknologi informasi dalam meningkatkan produktivitas kerja
Teknologi
Informasi memiliki kontribusi yang baik dalam meningkatkan produktivitas kerja,
yaitu dengan teknologi informasi dapat dirasakan adanya kemudahan dalam
mengerjakan suatu kegiatan secara cepat, tepat, dan akurat sehingga dapat
meningkatkan kinerja. Pengaruhnya Komputer ada di mana-mana, semakin portable
dan mobile. Di sisi lain, seluruh peralatan yang menunjang kehidupan manusia
akan mengandung komputer yang embedded. Ketersediaan jaringan internet sangat
tinggi karena itu akses terhadap informasi dapat dilakukan di manapun dan
kapanpun. Dengan teknologi informasi dan komunikasi semua proses kerja dan
konten akan diubah dari bentuk fisik dan statis menjadi digital, mobile,
virtual ataupun personal sehingga kecepatan kinerja bisnis meningkat dengan cepat.
Hasil kerja dengan dan tanpa mengoptimalkan
teknologi informasi:
Dibawah ini beberapa perbandingan mengenai hasil kerja menggunakan teknologi informasi dan tanpa menggunakan teknologi informasi
Dibawah ini beberapa perbandingan mengenai hasil kerja menggunakan teknologi informasi dan tanpa menggunakan teknologi informasi
·
Transfer
dokumen (document transfer) yang dahulu 3 hari(dengan surat pos), sekarang
(dengan faximile/ e-mail) hanya 45 detik.
·
Operasional
penerbangan (airline operation) dahulu 20 menit sekarang hanya 30 detik.
·
Pemesanan PC
(build to order PC) yang dahulu 6 hari, sekarang hanya 24 jam.
·
Proses Analisa
perdagangan (trading analytics) dahulu membutuhkan waktu 30 menit sekarang
hanya membutuhkan 5 detik.
·
Supply chain
updates, yang dahulu 1 hari sekarang hanya 15 menit.
·
Penyelesaian
dagang (trade settlement) yang dahulu 3 hari, sekarang hanya 1 hari.
·
Penelusuran
posisi keuangan (track financial position), yang dahulu membutuhkan waktu 1
hari penuh, sekarang hanya 5 menit.
·
Aktifasi
telepon (phone activation) yang dahulu 3 hari sekarang hanya 1 jam.
·
Pemulihan
gudang data (refresh data warehouse) yang dahulu 1 bulan sekarang hanya 1 jam.
·
Pertanyaan-pertanyaan
yang diterima oleh call center (call center inquiries), yang dahulu membutuhkan
waktu 8 jam, dengan bantuan expert information system sekarang hanya
membutuhkan waktu 10 detik.
Kajian
tentang perkembangan teknologi informasi untuk 5,10,15,20 tahun mendatang
· 5 tahun mendatang
Perangkat
sangat kecil yang dioperasikan oleh baterai yang sangat tahan lama, Layar
Fleksibel dan proyektor HD built in, Layar sentuh multitouch yang lebih besar,
input gerakan lebih baik, dan pengenal suara yang sempurna, Layar sentuh
multitouch yang lebih besar, input gerakan lebih baik, dan pengenal suara yang
sempurna, serta Jaringan 4G/5G dan WiFi sudah mencakup hingga ke Negara
berkembang.
· 10 tahun mendatang
Penggunaan
papan ketik virtual dan input suara menggantikan papan ketik fisik secara
menyeluruh, Teknologi dimana semua orang dapat terhubung dimanapun dan kapanpun
(Whitespace),serta LCD Transparan yang dapat diaplikasikan ke kaca regular.
· 15 tahun mendatang
Lensa
Kontak yang dapat memproyeksikan gambar visual langsung ke retina mata,
Mengontrol perangkat dengan menggunakan pikiran, Internet akan mengandung
informasi yang berlimpah.
·
20 tahun
mendatang
Manusia dapat bekerja, menikmati hiburan,
bersosialisasi dan berkelana secara virtual ke seluruh dunia tanpa harus
beranjak dari tempat duduknya. Robot-robot cerdas akan melayani seluruh
kebutuhan manusia. Manusia dapat melakukan berbagai hal dengan upaya fisik yang
sangat minimum. Dua hal kunci adalah: cyberspace atau dunia virtual, anytime
anywhere access dan minimalisasi aktifitas fisik.
Dampak
positif dan negatif dari pengembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek
kehidupan:
a. Dalam
Bidang Sosial
Dampak
positif :
·
Kemajuan
teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu
tempat dan tempat yang lain.
Dampak
negatif :
·
Dengan semakin
pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah yang asalnya berupa face
to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa.
·
Seseorang yang
terus menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang
individualis.
·
Dengan
pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat
peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan
semakin mudah.
·
Kemajuan TIK
juga pasti akan semakin memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di
masyarakat antara orang kaya dan orang miskin.
·
Maraknya cyber
crime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan
berbagai cyber crime yang lainnya
·
Menurut Paul C
Saettler dari California State University, Sacramento, Satu hal yang pasti,
interaksi anak dan komputer yang bersifat satu (orang) menghadap satu (mesin)
mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial.
b. Dalam
Bidang Pendidikan
Dampak
positif :
·
Informasi yang
dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
·
Inovasi dalam
pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin
memudahkan proses pendidikan.
·
Kemajuan TIK
juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis
teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada
dalam satu ruangan.
·
Sistem
administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar
karena penerapan sistem TIK.
Dampak
negatif :
·
Kemajuan TIK
juga akan semakin mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan
Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang
yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
·
Walaupun
sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa
celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem
tersebut akan berakibat fatal.
·
Salah satu
dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan
berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
c. Dalam
Bidang Ekonomi
Dampak
positif :
·
Semakin
maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
·
Bisnis yang
berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah
transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
·
Dengan
fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan
mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
Dampak
negatif :
·
Dengan mudahnya
melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula
transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi
narkoba.
·
Hal yang
sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang
mengakibatkan kerugian financial yang besar.
d. Dalam
Bidang Pemerintahan
Dampak
positif :
·
Tenologi
Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut
e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan
pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan
lancar.
·
E-government
juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa
meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
·
Masyarakat
dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh pemerintah
sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
Dampak negatif :
·
Semakin
bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya
cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus
pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
Sumber:
Daruz. 2010. Mengenal Teknologi Informasi Dan
Komunikasi. [Online].
http://psycophysics.blogspot.com/. Diakses tanggal 11 September 2012.
semoga berguna
BalasHapussangat bermanfaat sekali, triakasih bu nuryani..
BalasHapussama-sama.
Hapusmaaf baru bisa balas.
IZIN KUTIP MBAK
BalasHapus