Senin, 22 April 2013

TATA UPACARA SIAGA



27 Maret 2013
Pemateri         : Nuryani Desi Safitri

Upacara Pembukaan Latihan Siaga
Acara persiapan
·       Pembina/Pembantu Pembina Siaga memanggil anggota perindukan dengan barisan bersaf
·       Para Pembina Siaga memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan memilih barung yang terbaik dan barung yang terbaik tersebut mendapat kepercayaan untuk mempersiapkan upacara pembukaan.
Uraian Kegiatan
·       Seluruh anggota perindukan dalam barungnya masing-masing membentuk barisan bersaf
·       Siaga/Sulung yang terpilih mempersiapkan segala perlengkapan upacara untuk upacara pembukaan
Perlengkapan
·       Bendera Merah Putih/tiangnya, teks Pancasila, teks Dwi Darma
Bentuk Barisan
·       Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih terpusat  pada orang tua/ Keluarga atau Pembina.

Acara Pokok
·       Sulung memanggil seluruh peserta upacara dengan .....siagaaaaaaa dan dijawab Siaaaap oleh para siaga, kemudian Sulung membuat kode lingkaran kecil maka berlarilah para siaga membentuk lingkaran kecil menurut barungnya masing-masing dan barung si sulung berapa di depanya. kemudian membentuk lingkaran besar
Penjemputan Pembina Upacara Yanda/Bunda
·       Sulung/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
·       Sulung menjemput yanda/Bunda dengan ucapan "yanda, upacara pembukaan latihan perindukan siaga sudah bisa dimulai yanda sudi membukanya." kemudian Yanda mengatakan "Terima kasih" kemudian Yanda/ Bunda Memegang tangan Kiri Sulung dan membimbingnya memasuki lingkaran dan menempatkannya di depan standart/totem
Penjemputan Bendera Merah Putih
·       Yanda/bunda memerintahkan sulung untuk mengambil Bendera Merah Putih "Sulung, ambil Pusaka kita". dan sulung pun keluar melalui pintu untuk mengambil bendera merah putih.
·       Kemudian memasuki lingkaran dan pada waktu di pinggir lingkaran (pintu) berhenti sejenak dan penghormatan dipimpin oleh Yanda/Bunda dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
Pembacaan Teks Pancasila
·       Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara Yanda/Bunda
·       Yanda/ Bunda membacakan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
Pembacaan teks Dwi darma
·       Pembacaan teks Dwi Darma oleh Sulung
·       Sulung membacakan dan dibalas oleh peserta sbb : Sulung : Dwi Darma, siaga membalas serupa kemudian Sulung ; "Siaga itu menurut ayah dan bundanya" dijawan"kami menurut ayah dan bunda kami". Sulung: "Siaga itu berani dan tidak putus asa" dijawab "kami berani dan tidak putus asa".
·       Selesai membaca teks dwi darma Yanda/ Bunda memerintahkan sulung kembali ke barungnya dan pada waktu sulung kembali ke barungnya wakilnya yang tadi menempati posisi pemimpin barung kembali ke tempatnya melalui jalan belakang.
Kata Bimbingan
·       Yanda/Bunda memberikan kata bimbingan
·       Pada waktu memberikan kata bimbingan Yanda/Bunda cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
·       Selesai pengarahan Yanda/bunda kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
Do'a
·       Doa dipimpin oleh yanda/Bunda
·       Doa diucapkan dna diikuti oleh seluruh siaga (doa cukup pendek saja)
Selesai
·       Upacara Pembukaan selesai
·       Selesai Yanda/bunda berdo'a maka selesailah upacara
·       Dilanjutkan dengan kegiatan lainnya. Ingat..! Yanda dan Bunda tidak membubarkan lingkaran tetapi langsung dilanjutkan dengan kegiatan yang sesuai dengan jadwal latihan.

Referensi:
Lubiz, M. (2010). Tata Cara Upacara Siaga. [Online]. Tersedia: http://mpowell.blogspot.com/2010/11/tata-upacara-perindukan-siaga.html. Diakses 18 April 2013.
nn. Betuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka. [Online]. Tersedia: http://www.pramukanet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=387&Itemid=78#.UW9uu7WeOd4. Diakses 18 April 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar