27 Maret 2013
Pemateri : Nuryani Desi Safitri
Upacara Pembukaan Latihan Siaga
Acara persiapan
· Pembina/Pembantu Pembina Siaga memanggil anggota perindukan
dengan barisan bersaf
· Para Pembina Siaga memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai
dengan tugasnya, dan memilih barung yang terbaik dan barung yang terbaik
tersebut mendapat kepercayaan untuk mempersiapkan upacara pembukaan.
Uraian Kegiatan
· Seluruh anggota perindukan dalam barungnya masing-masing
membentuk barisan bersaf
· Siaga/Sulung yang terpilih mempersiapkan segala perlengkapan
upacara untuk upacara pembukaan
Perlengkapan
· Bendera Merah Putih/tiangnya, teks Pancasila, teks Dwi Darma
Bentuk Barisan
·
Bentuk barisan upacara di satuan
Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih
terpusat pada orang tua/ Keluarga atau Pembina.
Acara Pokok
·
Sulung memanggil seluruh peserta
upacara dengan .....siagaaaaaaa dan dijawab Siaaaap oleh para siaga, kemudian
Sulung membuat kode lingkaran kecil maka berlarilah para siaga membentuk
lingkaran kecil menurut barungnya masing-masing dan barung si sulung berapa di
depanya. kemudian membentuk lingkaran besar
Penjemputan
Pembina Upacara Yanda/Bunda
· Sulung/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
· Sulung menjemput yanda/Bunda dengan ucapan "yanda,
upacara pembukaan latihan perindukan siaga sudah bisa dimulai yanda sudi
membukanya." kemudian Yanda mengatakan "Terima kasih" kemudian
Yanda/ Bunda Memegang tangan Kiri Sulung dan membimbingnya memasuki lingkaran
dan menempatkannya di depan standart/totem
Penjemputan
Bendera Merah Putih
· Yanda/bunda memerintahkan sulung untuk mengambil Bendera
Merah Putih "Sulung, ambil Pusaka kita". dan sulung pun keluar
melalui pintu untuk mengambil bendera merah putih.
· Kemudian memasuki lingkaran dan pada waktu di pinggir
lingkaran (pintu) berhenti sejenak dan penghormatan dipimpin oleh Yanda/Bunda
dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
Pembacaan Teks Pancasila
· Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara Yanda/Bunda
· Yanda/ Bunda membacakan teks Pancasila diikuti oleh seluruh
peserta upacara
Pembacaan
teks Dwi darma
· Pembacaan teks Dwi Darma oleh Sulung
· Sulung membacakan dan dibalas oleh peserta sbb : Sulung :
Dwi Darma, siaga membalas serupa kemudian Sulung ; "Siaga itu menurut ayah
dan bundanya" dijawan"kami menurut ayah dan bunda kami". Sulung:
"Siaga itu berani dan tidak putus asa" dijawab "kami berani dan
tidak putus asa".
· Selesai membaca teks dwi darma Yanda/ Bunda memerintahkan
sulung kembali ke barungnya dan pada waktu sulung kembali ke barungnya wakilnya
yang tadi menempati posisi pemimpin barung kembali ke tempatnya melalui jalan
belakang.
Kata Bimbingan
· Yanda/Bunda memberikan kata bimbingan
· Pada waktu memberikan kata bimbingan Yanda/Bunda cukup
dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap
istirahat
· Selesai pengarahan Yanda/bunda kembali sikap sempurna dan
diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
Do'a
· Doa dipimpin oleh yanda/Bunda
· Doa diucapkan dna diikuti oleh seluruh siaga (doa cukup
pendek saja)
Selesai
·
Upacara Pembukaan selesai
·
Selesai Yanda/bunda berdo'a maka
selesailah upacara
·
Dilanjutkan dengan kegiatan lainnya.
Ingat..! Yanda dan Bunda tidak membubarkan lingkaran tetapi langsung
dilanjutkan dengan kegiatan yang sesuai dengan jadwal latihan.
Referensi:
Lubiz,
M. (2010). Tata Cara Upacara Siaga.
[Online]. Tersedia: http://mpowell.blogspot.com/2010/11/tata-upacara-perindukan-siaga.html. Diakses 18 April 2013.
nn.
Betuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka.
[Online]. Tersedia: http://www.pramukanet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=387&Itemid=78#.UW9uu7WeOd4. Diakses 18
April 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar