Sabtu, 18 Mei 2013

MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN SOSIAL


Individu pada hakikatnya memiliki motivasi, yakni kekuatan individu untuk berbuat dan bertindak yang bergerak kepada pemenuhan kebutuhan. Adapun motivasi mempengaruhi kedinamikaan dan kreativitas manusia, serta akal dan kesadaran manusai, yang selanjutnya menentukan kedudukan manusia itu istimewa atau tidak untuk membedakan dengan makhluk hidup lain. Ketika akal dan kesadaran manusia terganggu maka secara tidak langsung kedudukan manusia sama dengan makhluk hidup lainnya.
Manusia selain sebagai makhluk individu yang hidup bebas mutalak, namun dikehidupan ini tidak ada manusai yang hidup sendiri, dimana manusia juga membutuhkan orang lain yang terikat oleh nilai, norma, adat istiadat, kultur masyarakat, lingkungan dan letak geografis.
Perbedaan nilai dan norma terkadang menjadi dilema, disesuaikan dengan latar belakang nilai dan norma itu ada. Latar belakang juga dipengaruhi pengalaman serta ilmu. Begitu juga dengna interaksi sosial, dimana ada aturan yang harus diikuti bersama.
Kebuthan manusia sebagai makhluk sosial diantaranya:
a.    Kebutuhan untuk dikenal, dimana manusia dapat memperoleh kepuasan dan rasa aman
b.    Kebutuhan untuk dibutuhkan, yang menimbulkan rasa bersatu, aman. Dengan rasa bersatu akan menimbulkan interaksi yang baik.
c.    Kebutuhan untuk dihargai, dimana kita membutuhkan perlakuan yang sama.
d.   Kebutuhan untuk berkelompok, seperti berkeluarga atau berorganisasi.
e.    Kebutuhan untuk memperoleh status, dimana dalam memperoleh status terkadang banyak yang dikorbankan, baik itu berkaiatn dengan pribadi, seperti meninggalkan keluarga untuk bekerja, ataupun hal lainnya.
Interaksi merupakan salah satu kebutuhan makhluk hidup, ketika berinteraksi tentunya ada sesuatu yang diharapkan, namun ketika susatu itu gagal untuk didaptkan maka akan timbul penyakit, baik itu jiwa maupun sosial. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar