Individu pada hakikatnya memiliki motivasi,
yakni kekuatan individu untuk berbuat dan bertindak yang bergerak kepada
pemenuhan kebutuhan. Adapun motivasi mempengaruhi kedinamikaan dan kreativitas
manusia, serta akal dan kesadaran manusai, yang selanjutnya menentukan
kedudukan manusia itu istimewa atau tidak untuk membedakan dengan makhluk hidup
lain. Ketika akal dan kesadaran manusia terganggu maka secara tidak langsung
kedudukan manusia sama dengan makhluk hidup lainnya.
Manusia selain sebagai makhluk
individu yang hidup bebas mutalak, namun dikehidupan ini tidak ada manusai yang
hidup sendiri, dimana manusia juga membutuhkan orang lain yang terikat oleh
nilai, norma, adat istiadat, kultur masyarakat, lingkungan dan letak geografis.
Perbedaan nilai dan norma terkadang
menjadi dilema, disesuaikan dengan latar belakang nilai dan norma itu ada.
Latar belakang juga dipengaruhi pengalaman serta ilmu. Begitu juga dengna
interaksi sosial, dimana ada aturan yang harus diikuti bersama.
Kebuthan manusia sebagai makhluk
sosial diantaranya:
a. Kebutuhan
untuk dikenal, dimana manusia dapat memperoleh kepuasan dan rasa aman
b. Kebutuhan
untuk dibutuhkan, yang menimbulkan rasa bersatu, aman. Dengan rasa bersatu akan
menimbulkan interaksi yang baik.
c. Kebutuhan
untuk dihargai, dimana kita membutuhkan perlakuan yang sama.
d. Kebutuhan
untuk berkelompok, seperti berkeluarga atau berorganisasi.
e. Kebutuhan
untuk memperoleh status, dimana dalam memperoleh status terkadang banyak yang
dikorbankan, baik itu berkaiatn dengan pribadi, seperti meninggalkan keluarga
untuk bekerja, ataupun hal lainnya.
Interaksi merupakan salah satu
kebutuhan makhluk hidup, ketika berinteraksi tentunya ada sesuatu yang
diharapkan, namun ketika susatu itu gagal untuk didaptkan maka akan timbul
penyakit, baik itu jiwa maupun sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar